Akibat Puntung Rokok Rumah Terbakar Hingga Menyebabkan Penghuni Rumah Meninggal Dunia

- 26 Juni 2024, 19:00 WIB
sebuah kamar rumah di Kampung Rajamandala Girang, Desa Tanjungmekar, Kecamatan Jamanis, Kabupaten Tasikmalaya mengalami insiden kebakaran.
sebuah kamar rumah di Kampung Rajamandala Girang, Desa Tanjungmekar, Kecamatan Jamanis, Kabupaten Tasikmalaya mengalami insiden kebakaran. /Aris M fitrian/

KABAR SINGAPARNA - Diduga akibat puntung rokok yang tidak dimatikan, sebuah kamar rumah di Kampung Rajamandala Girang, Desa Tanjungmekar, Kecamatan Jamanis, Kabupaten Tasikmalaya mengalami insiden kebakaran.

Nahasnya, pemilik rumah yang merupakan seorang pria lansia, Enan (59), tewas mengenaskan di kamar rumahnya akibat terjebak dalam kebakaran tersebut, Rabu 26 Juni 2024.

Korban tidak sempat menyelamatkan diri karena saat kejadian rumahnya dalam keadaan terkunci dan dia tak bisa jalan dikarenakan sakit stroke menahun.

Baca Juga: Rombongan Jemaah Haji Mulai Tiba di Tasikmalaya, Kloter 8 JKS Langsung Didrop ke KBIH

Diketahui, jika saat itu korban sedang sendirian di dalam rumah berukuran 6x12 meter tersebut. Sementara istrinya sedang menemani anaknya di sekolahnya. Kebetulan pada hari tersebut, anaknya sedang melakukan perpisahan kelulusan di sekolahnya.

Dijelaskan Kapolsek Jamanis, IPTU Imang Sunarman, musibah kebakaran tersebut terjadi pukul 08.30 WIB. Awalnya, berdasarkan penyelidikan pihak Kepolsian serta keterangan saksi, korban saat kejadian sedang merokok di atas kasur di dalam kamarnya.

Namun kemudian, diduga korban tertidur dan puntung rokoknya jatuh ke kasur. Api lalu membakar kasur kapuk tersebut dan korban tidak sempat menyelamatkan diri. Hingga akhirnya korban meninggal dunia akibat terlalu banyak menghirup kepulan asap.

"Jadi korban ini posisinya sedang merokok sambil tiduran di kasur kapuk. Kebetulan si korban ini tidak bisa bangun, sudah 4 tahun sakit stroke. Sementara istrinya lagi ada kegiatan di sekolah anaknya. Korban saat itu ditinggal sendirian dengan pintu rumahnya dikunci," jelas Imang.

Dirinya pun menerangkan, sejumlah warga yang melihat adanya kepulan asap dari kamar korban sempat mendobrak rumah yang terkunci dan berhasil memadamkan api. Sehingga kebakaran tersebut tidak sampai merambat ke ruangan lainnya.

"Warga melihat asap dari dalam rumah. Setelah pintu rumah dibuka paksa, korban sudah meninggal dunia karena asap. Jadi terbakarnya di tempat tidur," terangnya.

Baca Juga: Memukau Calon Mertua dengan Outfit Tepat, Panduan Lengkap untuk Makan Malam Keluarga Besar

Sementara itu, Istri korban Ani, menjelaskan bahwa korban yang merupakan suaminya memiliki riwayat penyakit stroke selama 4 tahun terakhir. Sehingga dirinya tidak bisa pergi kemana-mana dan hanya berbaring di tempat tidur.

"Takutnya ada yang masuk ke dalam rumah tanpa sepengetahuan jadi pintu rumah sengaja dikunci. Memang posisinya ketika kami tinggal beliau lagi merokok di kamar," ujar Ani.

Usai kejadian, pihak Inafis Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan sejumlah saksi. Selanjutnya, pihak keluarga menolak untuk diautopsi serta membuat pernyataan menerima kejadian ini sebagai takdir dan musibah. (Aris Mohamad Fitrian)***

Editor: Aris M Fitrian


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah